FOMO: Bagaimana “Sejumlah X Orang” Dapat Membuat Anda Ingin Membeli

FOMO: Bagaimana “Sejumlah X Orang” Dapat Membuat Anda Ingin Membeli
Siti Susanti

Siti Susanti

July 16 2023

5.1k

Minggu lalu, ketika Saya sedang mencari sepasang sepatu baru di Google, saya menemukan trend yang menarik.

Minggu lalu, ketika Saya sedang mencari sepasang sepatu baru di Google, saya menemukan trend yang menarik. Salah satu brand, secara spesifik, menggunakan sebuah prinsip fear of missing out (FOMO) yang unik. Hal tersebut menarik perhatian saya pada saat saya sedang melihat-lihat pilihan yang ada.

Brand sepatu ini telah menambahkan sebuah fitur ke halaman produknya yang menampilkan berapa banyak orang yang saat ini sedang melihat produk yang sama. Ini menampilkan pesan yang berbunyi "X jumlah orang sedang melihat barang ini saat ini." Awalnya, saya pikir itu hanya trik belaka, tetapi ketika saya melihat jumlahnya meningkat, saya mulai merasa ada perasaan mendesak untuk membeli sepatu tersebut sebelum habis terjual.

Brand sepatu tersebut telah menggunakan prinsip dari FOMO secara efektif untuk menciptakan minat terhadap produk mereka. Saya akhirnya menyadari bahwa saya tertarik pada produk-produk yang memiliki fitur dan pesan serupa. Ini adalah hal yang menarik untuk melihat bagaimana perubahan sederhana dalam user interface dapat memengaruhi perilaku pembelian saya.

Pada akhirnya, saya benar-benar membeli sepatu yang sudah lama saya incar. Saya merasa puas karena tahu bahwa saya telah membelinya sebelum orang lain bisa. Itu adalah kemenangan kecil bagi saya, tetapi mengingatkan saya akan kekuatan FOMO.

Sejak hari itu, saya lebih memperhatikan berbagai taktik yang digunakan berbagai brand untuk menjual produk mereka. Dalam proses itu, saya menemukan taktik baru.

Siti Susanti

Author

Siti Susanti

Siti Susanti adalah seorang digital marketing yang membantu meneliti dan menulis mengenai taktik yang membantu bisnis online menerapkan taktik yang dapat mengurangi Customer Acquisition Costs (CAC).